Persija Jakarta vs Arema FC : Bermain 10 Orang, The Jack Ditahan Imbang Singo Edan

Persija Jakarta vs Arema FC : Bermain 10 Orang, The Jack Ditahan Imbang Singo Edan

Persija Jakarta, tim yang diharapkan mampu meraih kemenangan gemilang, harus mengubur asa mereka dalam lanjutan Liga 1. Pertarungan sengit dengan Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu (20/8), berakhir dengan skor imbang 2-2.

Seperti biasa, harapan besar Jack Mania terhadap tim kesayangan mereka semakin berkobar menjelang pertandingan. Macan Kemayoran, julukan yang melekat pada Persija, terlihat begitu percaya diri di laga kandang ini. Awal pertandingan menjadi milik mereka ketika Maciej Gajos, pemain asal Polandia, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23. Gol ini bukan hanya sebuah gol, melainkan juga sebuah tanda debut Gajos bersama tim ibu kota yang dipandang sebagai awal dari harapan baru.

Tidak hanya itu, Hanif Sjahbandi turut menyumbang gol pada masa injury time, memperbesar keunggulan Persija. Namun, Arema tak ingin menyerah begitu saja. Lewat Gustavo Almeida dos Santos, mereka mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-38. Tiga gol tersebut menjadi puncak dari pertarungan sengit ini, di mana Persija seakan menggenggam kendali dengan skor 2-1.

https://www.youtube.com/watch?v=_cy72o5frsM

Namun, sebuah pukulan keras menghantam harapan Persija. Pada menit ke-51, Firza Andika terpaksa meninggalkan lapangan, meninggalkan tim dengan sepuluh pemain. Kehilangan sosok ini membuat permainan Persija goyah di babak kedua. Keunggulan yang mereka raih menjadi rapuh.

Gustavo Almeida dos Santos, yang tampil impresif sepanjang pertandingan, akhirnya menjadi bintang di atas langit malam itu. Pada menit ke-88, dia menggandakan golnya, membawa Arema FC menyamakan kedudukan. Gol ini menjadi katalisator perubahan, mengingatkan semua orang bahwa dalam sepak bola, momen bisa berubah dengan cepat.

Pelatih Persija, Thomas Doll, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Harapannya untuk mengamankan tiga angka di kandang harus berakhir dengan kegagalan. Kendati begitu, dia masih penuh semangat untuk melihat perubahan positif di timnya. Ia mengakui bahwa koordinasi tim goyah setelah kepergian Firza, dan itulah yang dimaksimalkan oleh Arema FC.

Thomas Doll berusaha melakukan perubahan dengan memasukkan sejumlah pemain andalannya seperti Marko Simic, Resky Fandi Witriawan, Muhammad Akbar Arjunsyah, Dony Tri Pamungkas, hingga Aji Kusuma. Namun, pergantian tersebut belum mampu mengubah arah pertandingan.

Kisah laga ini juga akan dikenang sebagai babak baru dalam perjalanan Gustavo Almeida dos Santos. Dua gol yang diciptakannya tidak hanya membantu Arema FC meraih hasil imbang, tetapi juga membuatnya merajai puncak daftar pencetak gol sementara Liga 1 musim ini. Dengan sembilan gol dalam namanya, Gustavo telah membuktikan kualitasnya sebagai penyerang handal.

Meskipun kontribusi gemilang Gustavo, Arema FC masih harus berjuang keras di klasemen. Mereka belum mampu keluar dari papan bawah Liga 1, mengumpulkan hanya tiga angka hingga pekan kesembilan.