Tanaman Hias NASA: Membersihkan Udara Kotor di Rumah Anda

Tanaman Hias NASA: Membersihkan Udara Kotor di Rumah Anda

Kualitas udara dalam rumah sering kali terabaikan, meskipun memiliki dampak besar pada kesehatan kita. Udara yang bersih dan segar sangat penting untuk kesejahteraan kita sehari-hari. NASA, Badan Antariksa Amerika Serikat yang terkenal dengan penelitiannya tentang luar angkasa, telah melakukan penelitian yang menarik tentang tanaman hias yang dapat membantu membersihkan udara di dalam rumah. Dalam artikel ini, kita akan membahas tujuh tanaman hias yang direkomendasikan oleh NASA untuk meningkatkan kualitas udara di rumah Anda.

1. Tanaman Karet (Ficus elastica)

Tanaman karet adalah salah satu tanaman hias yang paling populer di seluruh dunia. Selain keindahan dan kemudahan perawatannya, tanaman ini juga efektif dalam menghilangkan polusi udara. Menurut penelitian NASA, tanaman karet dapat membantu menghilangkan senyawa kimia berbahaya seperti formaldehida dari udara. Formaldehida adalah senyawa yang sering ditemukan di dalam rumah akibat penggunaan bahan bangunan dan furnitur.

2. Krisan (Chrysanthemum morifolium)

Krisan adalah tanaman berbunga yang cantik dan sering digunakan sebagai tanaman hias dalam ruangan. Namun, keindahannya bukan satu-satunya yang ditawarkan oleh tanaman ini. Menurut penelitian NASA, krisan dapat membantu menghilangkan amonia, benzene, dan formaldehida dari udara. Senyawa-senyawa ini dapat berasal dari berbagai sumber, seperti produk pembersih rumah tangga dan asap rokok.

3. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

Lidah mertua adalah tanaman hias yang sangat tahan terhadap kondisi lingkungan yang tidak ideal. Tidak hanya itu, lidah mertua juga dikenal sebagai salah satu tanaman yang paling efektif dalam menghilangkan senyawa kimia berbahaya dari udara, termasuk formaldehida dan benzene. NASA bahkan mengklaim bahwa tanaman ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dengan melepaskan oksigen di malam hari.

4. Areca Palm (Dypsis lutescens)

Areca palm, juga dikenal sebagai tanaman bambu meskipun sebenarnya bukan anggota keluarga bambu, adalah tanaman hias besar yang sangat efektif dalam menghilangkan senyawa seperti formaldehida dan xylene dari udara. Tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai penyaring udara yang baik, tetapi juga memberikan tampilan tropis yang menawan di dalam rumah Anda.

5. Spider Plant (Chlorophytum comosum)

Tanaman laba-laba, atau spider plant, adalah salah satu tanaman hias paling mudah perawatannya. Namun, jangan sepelekan kemampuannya dalam membersihkan udara. Menurut NASA, tanaman ini dapat menghilangkan senyawa berbahaya seperti formaldehida dan xylene, yang dapat ditemukan di berbagai produk rumah tangga dan bahan bangunan.

6. Lavender (Lavandula spp.)

Lavender tidak hanya memiliki aroma yang menenangkan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membantu membersihkan udara. NASA mencatat bahwa lavender dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, serta membantu tidur yang lebih baik. Dengan demikian, lavender tidak hanya berkontribusi pada kualitas udara, tetapi juga pada kesejahteraan emosional Anda.

7. Aloe Vera (Aloe barbadensis miller)

Aloe vera adalah tanaman yang terkenal akan manfaat kesehatannya untuk kulit, tetapi ternyata juga baik untuk membersihkan udara. Menurut penelitian NASA, tanaman ini efektif dalam menghilangkan senyawa seperti formaldehida dan benzene. Selain itu, gel aloe vera yang dihasilkan oleh tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati luka bakar dan iritasi kulit.

Cara Merawat Tanaman Hias NASA

Merawat tanaman hias NASA agar tetap sehat dan efektif dalam membersihkan udara memerlukan perhatian khusus. Berikut beberapa tips perawatan yang bisa Anda terapkan:

1. Penyiraman yang Tepat

Pastikan untuk tidak overwater atau underwater tanaman Anda. Setiap tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda, jadi penting untuk menyesuaikan frekuensi penyiraman sesuai dengan jenis tanaman yang Anda miliki.

2. Cahaya yang Cukup

Sebagian besar tanaman hias NASA membutuhkan cahaya yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Letakkan tanaman Anda di tempat yang mendapatkan cahaya matahari langsung atau cahaya yang cerah.

3. Perawatan Rutin

Lakukan perawatan rutin seperti pemangkasan daun yang mati, pemindahan ke pot yang lebih besar jika diperlukan, dan pemupukan sesuai petunjuk. Ini akan membantu tanaman tetap sehat dan efektif dalam membersihkan udara.

4. Pemantauan Kesehatan Tanaman

Perhatikan tanda-tanda penyakit atau masalah lain pada tanaman Anda. Tindakan cepat dapat mencegah masalah yang lebih serius.

5. Pembersihan Daun

Sesekali, bersihkan debu dan kotoran dari daun tanaman Anda dengan lembut. Ini akan membantu tanaman dalam fotosintesis dan pertukaran udara.